Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 19 Januari 2018

URAHARA

- Judul: ウラハラ (URAHARA)
- Judul Alternatif: -
- Tipe: TV (Oktober 2017)
- Genre: Action; Comedy;
- Episode: 12
- Rating: Relatively Safe
- Sinopsis:
Pada suatu hari, pasukan alien Scoopers tiba-tiba datang menyerang dan mencuri semua jenis kebudayaan yang ada di Bumi. Ketika kreativitas Harajuku menjadi target serangan berikutnya, Sudou Rito, Shirako Mari, dan Watatsumugi Kotoko pun akhirnya harus ikut bertempur melawan para Scoopers demi melindungi kota yang mereka cintai. Agar orang lain tidak sampai terlibat bahaya, menggunakan alat Amatsumara yang dapat mewujudkan apapun hasil imajinasi mereka, ketiganya kemudian menciptakan sebuah dunia terselubung yang disebut Urahara.



Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Bukan sekadar bercerita tentang pertempuran melawan alien, mungkin akan lebih tepat jika dikatakan anime ini hendak menyampaikan pesan kepada penonton seputar makna penting dari kreativitas. Harajuku tampaknya dipilih menjadi setting sebagai pelambangan dari kreativitas yang tidak terbatas. Dan serangan Scoopers pun sebenarnya hanya cara anime ini untuk menunjukkan bahwa hasil karya yang berasal dari imajinasi kreatif seseorang merupakan sesuatu yang amat berharga sehingga tidak sepantasnya dicuri. Oleh karena itulah, meski jalan ceritanya masih selalu bergerak maju, lebih sering penonton akan menemukan para tokoh di anime ini tidak banyak melakukan apa-apa kecuali membahas betapa mereka senang bisa berkreasi dan bahwa mereka saling menyukai hasil kreasi masing-masing. Di satu sisi, dia memang berhasil menyampaikan pesannya dengan sangat jelas, tetapi dari sudut pandang secara umum, cerita anime ini mungkin masih terasa terlalu sederhana dan cenderung hampa dari kejadian-kejadian menarik.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Dengan desain karakter dan gambar latar yang terlihat kasar, visual anime ini jauh dari yang terbaik. Namun, dalam hal animasi, dia sama sekali tidak buruk. Berkat gerakan para tokohnya yang halus dan lancar, setidaknya penonton akan selalu bisa langsung memahami apa yang sedang terjadi di dalam ceritanya.

- Tokoh/Karakter:
Berada di dalam cerita yang lebih sering ingin membahas tentang kreativitas, profil para tokoh di anime ini pun lebih banyak digambarkan hanya sebagai sekelompok gadis kreatif. Setelah serial ini berakhir, kemungkinan besar penonton cuma akan mengingat pada bidang apa mereka memilih untuk berkreasi, bukan tentang siapa atau seperti apa karakter dari masing-masing tokoh tersebut. Namun, meski secara individu memang termasuk dangkal, kombinasi mereka sebagai satu kelompok mungkin masih bisa memberi hiburan tersendiri. Perbedaan di antara mereka sangat sedikit tetapi terlihat jelas, sehingga bahkan percakapan ringan mereka seputar hal-hal kecil tetap mampu menampilkan dinamika yang penuh warna.

- Overall Score:
Anime ini ingin mengajak anda agar menjadi kreatif, dan jika anda memang pernah punya maksud mengembangkan kreativitas, dia bisa cukup berguna untuk setidaknya memberi anda dorongan semangat dan rasa percaya diri. Namun, jika anda mencari adalah hiburan yang lebih umum, anime ini mungkin akan terasa kurang memuaskan. Meski kombinasi para tokohnya sesekali masih mampu menyajikan percakapan menyenangkan, dengan cerita yang agak terlalu sederhana, anime ini tidak menawarkan cukup banyak hal menarik. Skor 7 dari 10 (Ordinary story with occasional fun)


DVD/Blu-ray:

Jumat, 12 Januari 2018

SAKURA QUEST

- Judul: サクラクエスト (Sakura Quest)
- Judul Alternatif: -
- Tipe: TV (April 2017)
- Genre: Drama; Comedy;
- Episode: 25
- Rating: Mild Violence and Strong Eroticism (Occasional Nudity)
- Sinopsis:
Meski selalu bermimpi ingin bekerja di Tokyo, setelah berulang kali gagal melamar pada berbagai perusahaan, Koharu Yoshino akhirnya bersedia menerima tawaran dari Lembaga Pariwisata Manoyama untuk menjadi Ratu di Kerajaan Chupacabra selama satu tahun. Semula dia menjalankan tugas dengan enggan, terlebih karena posisi Ratu tersebut ternyata diberikan kepadanya hanya secara tidak sengaja, namun begitu dia mulai mengenal para penduduknya, perlahan Yoshino bersimpati pada Desa Manoyama hingga dia lalu bertekad akan sekuat tenaga mempromosikannya.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Plot dasar tentang upaya para tokohnya untuk mempromosikan Desa Manoyama tidak seketika terasa menarik, sebab tidak terlihat ada imbalan atau sebaliknya hukuman apabila mereka sukses atau pun gagal. Bahkan, sebagaimana yang anime ini perlihatkan, ternyata para penduduk Desa Manoyama sendiri tidak begitu peduli dengan hasil dari upaya tersebut. Dan jika mereka yang tinggal di dalam setting cerita saja tidak cukup tertarik, tentu akan lebih sulit lagi bagi penonton yang memang tidak punya hubungan apa-apa dengan Manoyama. .... Namun, kalau dilihat dari perspektif lain, dengan segera menciptakan tujuan umum yang hendak dicapai bagi para tokohnya, yaitu berupa promosi Desa Manoyama, plot anime ini sebenarnya juga bisa dianggap telah berhasil membuka jalan kepada kumpulan cerita pendek yang memuaskan tentang berbagai macam cara yang dilakukan orang-orang di Manoyama untuk memperkenalkan desa mereka. Terlepas dari hasil akhirnya, rencana tidak lazim yang mereka susun dan tingkah laku aneh mereka ketika kemudian menjalankannya dapat menjadi komedi yang baik, sementara kisah pribadi yang mereka alami selama beraktivitas juga mampu menciptakan drama yang cukup menyentuh. Meski tidak secara langsung, karena anime ini telah menyediakan motivasi awal bagi para tokohnya untuk memulai semua rencana dan aktivitas mereka, komedi dan drama tersebut pun bisa terus mengalir secara alami.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Meski tidak sempurna, secara keseluruhan kualitas audio dan visual di anime ini sudah sangat bagus. Memang tersisa beberapa hal mendetil yang mungkin perlu diperbaiki, seperti cara bagaimana dia mengakhiri beberapa episode yang terasa terlalu mendadak atau karakter suara Yoshino yang terkesan berubah pada episode-episode akhir, tetapi masalah-masalah ini seharusnya masih terlalu sepele untuk sampai bisa mengganggu.

- Tokoh/Karakter:
Berdasarkan jenis keahlian mereka, kombinasi para tokoh di anime ini tampaknya telah direncanakan dengan matang. Tidak dalam arti bahwa masing-masing tokoh diberikan peran dan fungsi yang jelas, tetapi pada cerita tentang mempromosikan sebuah desa terpencil dan kerajaan fiktif bertema Chupacabra, mereka merupakan orang-orang yang memiliki kemungkinan paling besar untuk terus melahirkan ide-ide baru seputar cara melakukan promosi. Mulai dari Ririko yang menggemari makhluk misterius semacam Chupacabra hingga Sanae yang punya pengalaman mendesain situs web, selain dari plot dasar yang sejak awal langsung memberi tujuan umum yang tegas, latar belakang para tokohnya termasuk salah satu faktor yang kemudian membantu komedi dan drama di dalam cerita anime ini dapat senantiasa terkesan seolah mengalir secara alami.

- Overall Score:
Anime ini memang tidak mampu menjadikan dirinya sendiri segera terlihat menarik dengan bungkusan plot dasar yang memancing rasa ingin tahu, namun sebenarnya konten yang dia tawarkan di balik bungkusan tersebut memiliki kualitas yang sangat bagus. Meski jika ternyata kemudian kisah Yoshino dan Desa Manoyama secara keseluruhan belum memberi anda cukup kepuasan, komedi dan drama pada cerita-cerita yang lebih pendek di dalamnya bisa menjamin bahwa setiap episode dari anime ini akan tetap terasa menghibur. Skor 8,5 dari 10 (Good comedy, satisfying drama)


DVD/Blu-ray:

Goods:
- Nendoroid: Yoshino